BAB V PENUTUP - ISI JOGJA

3m ago
20 Views
0 Downloads
691.44 KB
5 Pages
Transcription

102BAB VPENUTUPA. KesimpulanBerdasarkan asumsi yang dikemukakan pada bab pertama bahwa CoffeeToffee ternyata memang terbukti menitik beratkan strategi kreatifnya padadisiplin inovasi yang mayoritas di sektor promosional. Pendekatan teori visualbranding Marty Neumier yang terbagi dalam kelima disiplin (Differentiate ataudiferensiasi, Collaboration atau kolaborasi, Inovation atau inovasi, Validateatau validasi dan Cultivate atau mengolah). Coffee Toffee sangat lemah dalamdisiplin Differentiate yang melibatkan logo serta fokus dari tagline yangdigunakan. Coffee Toffee juga memiliki tim internal marketing yang kurangspesifik dalam bidang branding, faktor ini juga yang menyebabkan CoffeeToffee lemah dalam Differentiate brandserta eksplorasi logo sebagai ikon danavatarlalu dalam disiplin Inovation, Validate dan Cultivate Coffee Toffee dapatdikatakan cukup baik seperti kerja sama antar personalia maupun branddengan bidang yang berbeda, komunikasi dua arah dengan konsumen yangmelibatkan mereka kedalam proses kreatif serta manajemen pengolahanSumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam yang terintergrasi.B. SaranSebaiknya Coffee Toffee menggunakan teori branding sebagai acuanpembuatan strategi kreatif agar tidak terjadi ketimpangan pada hal desain danmarketing. Differensiasi pada masa sekarang merupakan disiplin yang tidakdapat diabaikan karena semakin banyaknya brand yang lahir maka konsumenakan semakin disulitkan oleh banyaknya pilihan yang mereka temui, CoffeeToffee dalam kedepannya diharapkan mampu memberikan diferensiasi padabrandnya sehingga akan mampu berbeda dengan brand-brand kedai kopi yangada, lalu fokus juga harus ditentukan karena dengan tagline dan logo yangtidak konsisten akan membuat Coffee Toffee kehilangan ciri khas dari brand,UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

103setelah itu Coffee Toffee dapat mengeksplor atau memanfaatkan ikon danavatar sebagai alterego sebuah logo yang lebih mampu menyampaikan pesandari brand terhadap konsumendan yang terakhir ialah memiliki tim internalyang memiliki kapabilitas dibidang branding bukan hanya tim promosionalsaja, karena promosional hanya merupakan sebagian kecil dari prosesbranding.UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

104DAFTAR PUSTAKAA. Buku:Gobe, Marc. (2000). Emotional Branding. Jakarta: Erlangga.Ikbar, Yanuar. (2012). Metode Penelitian Sosial Kualitatif. Bandung: PTRefika Aditama.Kertajaya, Hermawan. (2005). Positioning Diferensiasi Brand. Jakarta:Prenada Group.Kotler, Philip, Kevin Lane Keller. (2007). Manajemen Pemasaran edisi 12(Benyamin Molan. Terjemahan), Jakarta: PT. Indeks.Masri, Andi. (2010). Strategi Visual. Yogyakarta: Jalasutra.Moleong, Lexy (2006). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT RemajaRosdakarya.Neumier, Marty. (2005). The Brand Gap. California: New Readers Publisher.Perry, Alicia (2003). Before the Brand: Creating the Unique DNA of anEnduring Brand Identity. New York: Mc Graw-Hills books.Rustan, Suryanto (2009). Layout Dasar dan Penerapannya. Jakarta: GramediaPustaka.Safanayong, Yongky. (2006). Desain Komunikasi Visual Terpadu. Jakarta:Arte Media.Sifadi, Julhan. (2013). Franchise Brand Champions. Jakarta Timur: PenerbitBuku Neo Mediatama.Sihombing, Danton (2003). Tipografi Dalam Desain Grafis, Jakarta: GramediaPustaka.Simamora, Bilson. (2002). Aura Merek: 7 Langkah Membangun Merek Kuat.Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.Suyanto. (2007). Marketing Strategi Top Brand Indonesia. Yogyakarta:Penerbit Andi.Yuswohady. (2012). Consumer 3000: Revolusi Konsumen Kelas MenengahIndonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

105B. JurnalLarasati, Veronica. (2013). Analisis Faktor yang Mempengaruhi LoyalitasPelanggan Coffee Toffee Jawa Timur Expo di Surabaya. Dalam JurnalGema Aktualita Vol.2 No.2. UPH Surabaya.C. Penelitian Tugas AkhirPutri, Deasy Permana. (2012). Strategi Komunikasi Pemasaran Coffee ToffeeDalam Meningkatkan Jumlah Konsumen (Studi Deskriptif KualitatifStrategi Komunikasi Pemasaran Coffee Toffee Dalam http://core.ac.uk/display/12219518.D. -yang-dimaksud-denganpositioning.html(diunduh pada: 22/03/2014).http://coffeetoffee.co.id (diunduh pada: 123456789/16876/4/Chapter%20II.pdf(diunduh pada: 20/03/2014).http://kbbi.web.id/rima (diunduh pada: 11/12/2014).http://kbbi.web.id/aroma (diunduh pada: 11/12/2014).http://kbbi.web.id/musik (diunduh pada: 13/12/2014).E. Narasumber:Alphria Mizardo (Surabaya, 19-Desember-1990), D3 Desain Grafis, DesainerGrafis Coffee Toffee periode Januari 2013 – sekarang.Fajar Yunus (14-Februari-1986), S2 Ilmu Komunikasi, Manager danPromotion Staff Coffee Toffee periode Juni 2013 – sekarang.UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta106LAMPIRANGambar 5.1Suasana saat sidang Tugas AkhirSumber: Gogor BangsaGambar 5.2Suasana saat sidang Tugas AkhirSumber: Gogor Bangsa