ANALISIS RASIO KEUANGAN - WordPress

4m ago
31 Views
0 Downloads
826.03 KB
16 Pages
Transcription

ANALISIS RASIO KEUANGANDisusun Oleh :Arief Herbudi Fanaela (1202124005)DOSEN PEMBIMBING:Rafky NazarS1 AKUNTANSIFakultas Ekonomi dan BisnisUniversitas Telkom2015

A. Profil Perusahaankegiatan usahaBIDANG USAHASesuai dengan Anggaran Dasar PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) sebagaimanaterakhir diubah dengan Akta No. 11 Tanggal 6 April 2011, bidang usaha PGN adalah sebagaiberikut:1. Perencanaan, pembangunan dan pengembangan usaha hilir bidang gas bumi yang meliputikegiatan pengolahan, pengangkutan, penyimpanan dan niaga.2. Perencanaan, pembangunan, pengembangan produksi, penyediaan, penyaluran dan distribusigas buatan (gas hidrokarbon).3. Selain kegiatan usaha utama, Perusahaan dapat melakukan kegiatan usaha penunjang lain yangberkaitan langsung dan atau yang mendukung kegiatan usaha utama sesuai peraturanperundangan-undangan yang berlaku.

PRO DUK ATA U JASA YANG DIHASIL KANSebagai BUMN yang bergerak dalam bidang usaha transmisi dan distribusi gas bumi, mengacupada UU Minyak dan Gas Bumi No. 22 Tahun 2001, yang mengharuskan adanya pemisahanentitas yang bergerakdi bidang hulu dan hilir, maka bidang usaha PGN dipusatkan pada sektor hilir, yaitumenghubungkan Produsen Gas Bumi dengan Pengguna Gas BumiUntuk kepentinganmanajemen, dalam menjalankan kegiatan operasinya, PGN membagi 3 (tiga) segmen usahapokok, yaitu:1. Usaha Transmisi/Transportasi,2. Usaha Disribusi/Niaga,3. Segmen Usaha Lainnya (Jasa Konstruksi dan Pemeliharaan, LNG, Sewa Kapasitas Serat Optikdan Properti). Berdasarkan PSAK No. 5 (direvisi tahun 2009) mengenai segmen usahaoperasional dan untuk tujuan penilaian serta pelaporan manajemen, di tahun 2013 Perusahaanjuga melaporkan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi sebagai segmen bisnis perusahaan.Hal ini sejalan dengan strategi bisnis di hulu yang telah dijalankan sejak tahun 2011.

B. Laporan Keuangan 2014 & 20131. Ikhtisar Keuangan

2. Data Saham3. Informasi Harga Saham PGAS 2014

4. Laporan Posisi Keuangan

5. Laporan Laba Rugi

6. Laporan Perubahan Ekuitas

7. Laporan Arus Kas

C. Analisis Rasio KeuanganIni adalah rasio keuangan yang dilampirkan dalam ikhtisar kinerjaPGN 2014Analisis Rasio Keuangan berdasarkan buku Gibson:1. BAB 7a. Debt RatioDebt Ratio sama dengan Rasio Liabilitas terhadap Aset, yaitu sebesar 30,45% pada tahun2014 dan 23,67% pada tahun 2013. Debt Ratio merupakan perbandingan antara hutanglancar dan hutang jangka panjang dan jumlah seluruh aktiva diketahui. Rasio inimenunjukkan berapa bagian dari keseluruhan aktiva yang dibelanjai oleh hutang.b. Debt/Equity RatioDebt Ratio sama dengan Rasio Liabilitas terhadap ekuitas, yaitu 63,87% pada 2014 dan38,41 pada 2013. Debt to Equity Ratio (DER) adalah rasio yang membandingkan jumlahHutang terhadap ekuitas. Rasio ini sering digunakan para analis dan para investor untukmelihat seberapa besar hutang perusahaan jika dibandingkan ekuitas yang dimiliki olehperusahaan atau para pemegang saham. Semakin tinggi angka DER maka diasumsikaperusahaan memiliki resiko yang semakin tinggi terhadap likuiditas perusahaannya.Kedua rasio ini termasuk kedalam rasio solvabilitas.

2. BAB 8a. Net Profit Margin (NPM)Bisa diasumsikan sebagai NPM NPM 0.340581Rasio NPM merupakan rasio yang digunaka nuntuk mengukur laba bersih sesudah pajaklalu dibandingkan dengan volume penjualan. Rasio ini merupakan rasio rentabilitasb. Total Aset Turnover (TATO)Average total aset Aset Awal taun Aset Akhir Tahun / 26.215.496.359 4.318.010.538 / 2 5.266.753.449Maka TATO 0.6471Total assets turnover atau investment turnover (TATO atau ITO), merupakan rasio antarajumlah aktiva yang digunakan dengan jumlah penjualan yang diperoleh selama periodetertentu. (Sawir 2001:56).c. Return on Assets 0.220421Return on assets (ROA) merupakan salah satu rasio profitabilitas yang dapat mengukurkemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari aktiva yang digunakan. Return onassets merupakan perbandingan antara laba sebelum bunga dan pajak (EBIT) dengantotal aktiva yang dimiliki perusahaan. Return on assets (ROA) yang positif menunjukkanbahwa dari total aktiva yang dipergunakan untuk beroperasi, perusahaan mampumemberikan laba bagi perusahaan. Sebaliknya apabila return on assets yang negatifmenunjukkan bahwa dari total aktiva yang dipergunakan, perusahaan mendapatkankerugian. Jadi jika suatu perusahaan mempunyai ROA yang tinggi maka perusahaan

tersebut berpeluang besar dalam meningkatkan pertumbuhan. Tetapi jika total aktivayang digunakan perusahaan tidak memberikan laba maka perusahaan akan mengalamikerugian dan akan menghambat pertumbuhan. (www.e-samuel.com)d. Gross Profit Margin 0.42974GPM merupakan perandingan antar penjualan bersih dikurangi dengan Harga Pokokpenjualan dengan tingkat penjualan, rasio ini menggambarkan laba kotor yang dapatdicapai dari jumlah penjualan.3. BAB 9a. Degree of Financial Leverage 1.00398Biaya tetap keuangan merupakan penggunaan biaya secara tetap baik itu berupa sahamataupun hutang yang digunakan untuk membangun struktur modal dari perusahaaan.b. Dividemd YieldEPS:X 12.502 (kurs rupiah 31 Desember 2014) Rp. 375.06 0.06251Dividend yield adalah rasio (perbandingan) sederhana antara nilai dividend persahamdengan harga sahamnya.

4. BAB 10a. Rasio Arus Kas Operasi terhadap Total Utang 0.27569b. Rasio Arus Kas terhadap Dividen 36.68576RasioArusKasOperasimenghitungkemampuan aruskasoperasi dalammembayar kewajiban lancar. Rasio ini diperoleh dengan membagi arus kas operasidengan kewajiban lancar.SEKIAN

DAFTAR PUSTAKALaporan Tahunan PGN 2014Gibson, Charles. Financial Reporting & Analysis. 11th ngukur-kinerja-keuangan-pada-pt-kalbe-farma-tbk/