RUANG LINGKUP PENELITIAN BISNIS - WordPress

5m ago
31 Views
1 Downloads
1.19 MB
118 Pages
Transcription

RUANG LINGKUP PENELITIAN BISNISA. Ruang Lingkup Penelitian BisnisPenelitian merupakan kegiatan taat kaidah dalam upaya untuk menemukankebenaran dan/atau menyelesaikan masalah dalam ilmu pengetahuan, teknologidan/atau kesenian. Sedangkan, metode penelitian merupakan cara atau teknik ilmiahuntuk memperoleh data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Cara atau teknikilmiah yang dimaksud adalah dimana kegiatan penelitian itu dilaksanakanberdasarkan ciri-ciri keilmuan, yaitu rasional, empiris dan sistematis. Rasional,berarti penelitian dilakukan dengan cara yang masuk akal, sehingga terjangkau olehnalar manusia. Empiris, berarti cara atau teknik yang dilakukan selama penelitian itudapat diamati oleh indera manusia, sehingga orang lain dapat mengamati danmengetahui cara atau teknik atau langkah yang digunakan selama proses penelitian.Sistematis, maksudnya adalah proses yang dilakukan dalam penelitian itumenggunakan langkah-langkah tertentu yang logis.Data yang diperoleh melalui penelitian adalah data empiris. Data empirisharus mempunyai kriteria valid. Valid, berarti menunjukkan derajat ketepatan antaradata yang sesungguhnya terjadi pada obyek dengan data yang dikumpulkan olehpeneliti. Untuk mendapatkan data yang valid, maka validitas hasil penelitian dapatdiuji melalui pengujian reliabilitas dan obyektivitas data penelitian yang telahterkumpul. Pada umumnya, jika data penelitian adalah realiabel dan obyektif, makaterdapat kecenderungan hasil penelitian akan valid. Reliabel berkenaan denganderajad konsistensi (keajegan) data dalam interval waktu tertentu. Obyektifberkenaan dengan kesepakatan antar banyak orang (interpersonal agreement).Validitas data hasil penelitian dapat diperoleh dengan cara menggunakan instrumenpenelitian yang valid, sumber data yang tepat dan cukup jumlahnya, serta metodepengumpulan dan analisis data yang benar. Untuk memperoleh data yang reliabel,maka instrumen penelitian yang digunakan harus reliabel. Selanjutnya, untukmemperoleh data yang obyektif, maka perlu digunakan sampel yang besar atausumber data yang jumlahnya mendekati jumlah populasi. Oleh karena itu, sebelum21

dilakukan tahap pengumpulan data maka instrument penelitian terlebih dahulu diujivaliditas dan reliabilitasnya.Tujuan dilakukan penelitian ialah dapat menggunakan hasil yang diperoleh.Secara umum hasil penelitian diharapkan dapat digunakan untuk memahami,memecahkan, dan mengantisipasi masalah. Memahami, berarti memperjelas suatumasalah atau informasi yang tidak diketahui dan selanjutnya menjadi tahu.Memecahkan, berarti meminimalkan atau menghilangkan masalah. Mengantisipasi,berarti mengupayakan agar masalah tidak terjadi.Lalu, apakah yang dimaksud dengan metode penelitian Bisnis? Metodepenelitian bisnis dapat diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data yangvalid dengan tujuan dapat ditemukan, dibuktikan, dan dikembangkan suatupengetahuan sehingga pada gilirannya dapat digunakan untuk memahami,memecahkan, dan mengantisipasi masalah dalam bidang Bisnis.Penjelasan selanjutnya ialah berkenaan dengan ruang lingkup bisnis. Bisnismerupakan proses pengelolaan sumber daya untuk mencapai tujuan secara efektifdan efisien, terdiri dari unsur-unsur berikut:1. encanaan,pengorganisasian, penggerakan, dan pengontrolan),2. Sumber daya yang dikelola, meliputi 7 M (man, money, materials, methods,mechines, market, minute), dan3. Kriteria pencapaian tujuan (efektif dan efisien). Efektivitas merupakan landasanuntuk mencapai sukses (pekerjaan yang betul yang dikerjakan). Efesiensimerupakan sumber daya minimal yang digunakan untuk mencapai kesuksesanitu (mengerjakan sesuatu dengan betul)Bisnisdapat digunakan dalam berbagai bidang kegiatan, baik secaraindividu maupun organisasi, dengan harapan agar tujuan yang ditetapkan dapattercapai secara efektif dan efisien. Bisnis dapat diartikan sebagai ilmu tentangpengelolaan organisasi privat.Secara umum, bisnis berkenaan dengan pengelolaan kegiatan usaha yangbersifat bisnis dengan tujuan utama ialah mencari keuntungan. Lingkup penelitianbisnis dapat dikelompokkan antara lain ke dalam bidang-bidang: bisnis umum,22

pemasaran, keuangan (finance), manajemen dan perilaku organisasional, sisteminformasi manajemen, manajemen operasi, dan manajemen sumber daya manusia.Berikut ini adalah beberapa contoh topik utama dalam penelitian manajemen : Bisnis Umum : peramalan jangka pendek dan jangka panjang, tren bisnis danindustri, inflasi dan penentuan harga, akuisisi, ekspor, dan perdaganganinternasional. Pemasaran dan penjualan : potensi pasar. bagian dan segmentasi salurandistribusi. promosi penjualan, perilaku konsumen. Keuangan : anggaran, sumber-sumber pembiayaan, modal kerja, investasi,tingkat bunga dan resiko kredit, biaya modal penilaian analisis biaya, lembagakeuangan, merger, dan akuisisi. Manajemen dan Perilaku Organisasi : manajemen mutu terpadu, motivasi dankepuasan kerja, gaya kepemimpinan, produktivitas tenaga kerja, efektivitasorganisasional, budaya dan komunikasi organisasi, studi gerak dan waktu,serikat pekerja. Sistem Informasi Manajemen, antara lain meliputi studi mengenai : sisteminformasi eksekutif, sistem komunikasi bisnis, sistem dukungan keputusan,aliansi fungsi sistem informasi, personel sistem informasi, perkembangan sisteminformasi.B. Klasifikasi Penelitian BisnisKegiatan penelitian yang dilakukan pada berbagai disiplin ilmu pada dasarnyamenggunakan metode-metode penelitian yang relatif tidak berbeda. Suatu kegiatanpenelitian dalam praktiknya kemungkinan merupakan penelitian yang mencakupmulti disiplin ilmu dan merupakan kombinasi penerapan dari berbagai metodepenelitian. Adanya berbagai sudut pandang dan pendekatan yang digunakan sebagaidasar pengklasifikasian penelitian kemungkinan dapat menyebabkan rancuh dantumpang tindih dalam mengidentifikasi tipe penelitian. Pengetahuan mengenaiklasifikasi penelitian, bagaimanapun, diperlukan untuk mengenai kategori singtipepenelitian,serta23

diklasifikasikan berdasarkan berbagai sudut pandang, diantaranya berdasarkan : (1)Tujuan Penelitian, (2) Karakteristik Masalah, (3) Jenis Data.C. Penelitian dibedakan berdasarkan TujuannyaTujuan penelitian, seperti yang telah dibahas di muka, meliputi:pengembangan teori dan pemecahan masalah. Berdasarkan kedua tujuan tersebut,penelitian dapat diklasifikasikan sebagai:1. engembangkan teoriPenelitian Dasar (Basic, Pure, Fundamental Research} merupakan tipepenelitian yang berkaitan juga dengan pemecahan persoalan, tetapi dalam pengertianyang berbeda, yaitu berupa persoalan yang bersifat teoritis dan tidak mempunyaipengaruh secara langsung dengan penentuan kebijakan, tindakan atau kinerjatertentu. Tujuan penelitian dasar adalah pengembangan dan evaluasi terhadapkonsep-konsep teoritis. Temuan penelitian dasar diharapkan dapat memberikankontribusi terhadap pengembangan teori.Penelitian dasar selanjutnya dapat diklasifikasikan berdasarkan pendekatanyang digunakan dalam pengembangan teori, yaitu:Penelitian Deduktif adalah tipe penelitian yang bertujuan untuk menguji(testing) hipotesis melalui validasi teori atau pengujian aplikasi teori pada keadaantertentu. Tipe penelitian ini menggunakan hipotesis a priori (berdasarkan teori,bukan berdasarkan fakta) sebagai pedoman atau arah untuk memilih, mengumpulkandan menganalisis data. Pengembangan hipotesis berdasarkan teori elitianinduktifyangmcngembangkan hipotesis berdasarkan fakta. Hasil pengujian data digunakansebagai dasar untuk menarik kesimpulan penelitian : mendukung atau menolakhipotesis yang dikembangkan dari telaah teoritis (hipotesis a priori).Deduksi merupakan proses pengambilan kesimpulan sebagai akibat darialasan-alasan yang diajukan berdasarkan hasil analisis data. Proses pengambilankesimpulan dengan cara deduksi didasari oleh alasan-alasan yang benar dan valid.Proses pengambilan kesimpulan berdasarkan alas an-alasan yang valid atau denganmenguji hipotesis dengan menggunakan data empiris disebut proses deduksi24

(deduction) dan metodenya disebut metode deduktif (deductive method) danpenelitiannya disebut penelitian deduktif (deductive research). Proses deduksi selaludigunakan pada penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif (scientific).Deduksi dikatakan tepat jika premis (alasan) dan konklusi benar dan sahih,hal ini berarti:1. Alasan (premis) yang diberikan untuk kesimpulan harus sesuai dengankenyataan (benar).2. Kesimpulan harus diambil dari alasan-alasannya (sahih).Berikut ini contoh sederhana tentang proses pengambilan kesimpulanberdasarkan deduksi: Semua dosen yang telah mengikuti pelatihan metodologi penelitian dapatmembuat proposal penelitian dengan baik (Premis 1). Erlina adalah dosen yang telah mengikuti pelatihan metodologi penelitian(Premis 2). Erlina adalah dosen yang dapat membuat proposal penelitian dengan baik(konklusi).Jika semua premis benar dan pengambilan kesimpulan tidak salah, maka prosesdeduksi dianggap valid. Konklusi hanya dapat diterima jika semua premisnya benardan valid. Jika ada premisnya yang tidak sesuai dengan kenyataan, maka deduksinyatidak dapat diterima. Dari contoh yang diberikan di atas, ternyata Erlina telahmengikuti pelatihan metodologi penelitian tetapi dia bukan dosen, maka premisnyatidak benar dan konklusinya ditolak.Penelitian Induktif merupakan tipe penelitian yang mempunyai tujuan untukmengembangkan (generating) teori atau hipotesis melalui pengungkapan fakta (factfinding). Tipe penelitian ini menekankan pada kebenaran dan realitas fakta untukmenghindari adanya teori-teori atau opini-opini yang membingungkan. Glaser danStrauss mengemukakan tipe penelitian ini sebagai penelitian yang bertujuan untukmenemukan teori (grounded theory) dengan pengumpulan dan analisis data secarasistematis melalui penelitian sosial (social research). Proses induktif dalampenelitian ini juga diterapkan pada penelitian-penelitian yang menggunakanpendekatan interpretatif.25

Induksi didefinisikan sebagai proses pengambilan kesimpulan (ataupembentukan hipotesis) yang didasarkan pada satu atau dua fakta atau bukti-bukti.Pendekatan induksi sangat berbeda dengan deduksi. Tidak ada hubungan yang kuatantara alasan dan konklusi. Proses pembentukan hipotesis dan pengambilankesimpulan berdasarkan data yang diobservasi dan dikumpulkan terlebih dahuludisebut proses induksi (induction process) dan metodenya disebut metode induktif(inductive method) dan penelitiannya disebut penellitian induktif (inductiveresearch). Dengan demikian pendekatan induksi mengumpulkan data terlebihdahulu baru hipotesis dibuat jika diinginkan atau konklusi langsung diambil jikahipotesis tidak digunakan. Proses induksi selalu digunakan pada penelitian denganpendekatan kualitatif (naturalis).Penalaran induksi merupakan proses berpikir yang berdasarkan kesimpulanumum pada kondisi khusus. Kesimpulan menjelaskan fakta sedangkan faktanyamendukung kesimpulan.Contoh:Teguh seorang manajer pemasaran PT Pertamina di Kota Medan. Hasil penjualanpelumas di Medan paling rendah di antara kota yang lain.Berdasarkan data ini kita dapat menarik kesimpulan sementara (hipotesis) bahwamasalahnya adalah Rudi kurang aktif dalam melakukan promosi. Tapi kita dapatmembuat kesimpulan yang lain (berbeda) atas dasar bukti-bukti lain, seperti: Kemampuan menjual Teguh rendah sehingga efektivitas penjualan menurun. Daerah pemasaran Teguh tidak memiliki potensi pasar yang sama dengan daerahlain. Teguh kurang berbakat bekerja di bagian pemasaran produk pelumas. Pesaing di wilayahnya mampu memberi informasi tentang kelebihan produkmereka sehingga konsumen lebih memilih membeli produk pesaing.Semua hipotesis merupakan induksi berdasarkan bukti catatan penjualan Teguh .Dalam hal ini, peneliti perlu mencari bukti yang diyakini kebenarannya. Sebagianbesar tugas peneliti adalah menentukan jenis bukti yang diperlukan dan mengukurbukti-bukti.26

Penelitian-penelitian akademik oleh mahasiswa (student research) sebagaitugas akhir yang dilaporkan dalam bentuk skripsi, tesis, dan desertasi umumnyamerupakan tipe penelitian dasar.2. Penelitian Terapan, yaitu penelitian yang menekankan pada pemecahan Research)pemecahanmerupakantipe penelitianmasalah-masalah praktis. penelitian inidiarahkan untuk menjawab pertanyaan spesifik dalam rangka penentuan kebijakan,tindakan atau kinerja tertentu. Temuan penelitian umumnya berupa informasiyang diperlukan untuk pembuatan keputusan dalam memecahkan masalah-masalahpragmatis. Masalah-masalah praktis dapat berupa masalah-masalah dalamsuatuorganisasi bisnis yang ada sekarang dan segera memerlukan pemecahan atauberupa keadaan tertentu dalam suatu organisasi bisnis yang perlu segera dilakukanpembenahan. Penelitian terapan lebih lanjut dapat diklasifikasikan menjadi:a. Penelitian Evaluasi (Evaluation Research), yang digunakan untuk mendukungpemilihanterhadapbeberapakeputusan bisnis. Penelitian inialternatif tindakan dalam proses pembuatanmelakukanpenilaianterhadapaktivitassuatu tindakan kegiatan, atau program.b. Penelitian dan Pengembangan (Research and Development), yang dimaksuduntuk mengembangkan produk baru atau pengembangan proses untukmenghasilkan produk.c. Penelitian Aksi (Action Research), yang bertujuan untuk mengembangkanketrampilan atau pendekatan baru dan memecahkan masalah tertentu. Masalahyang diteliti- umumnya merupakan masalah praktis dan relevan dengan kondisiaktual lingkungan kerja.D. Penelitian dibedakan Berdasarkan Karakteristik MasalahPenelitian Historis (Historical Research), merupakan penelitian terhadapmasalah-masalah yang berkaitan dengan fenomena masa lalu (historis). Tujuanpenelitian historis adalah melakukan rekonstruksi fenomena masa lalu secarasistematis, obyektif dan akurat untuk menjelaskan fenomena masa sekarang atau27

mengantisipasi fenomena masa yang akan datang. Sumber data penelitian historiste