MAKALAH KELOMPOK SISTEM PERNAPASAN MANUSIA . -

5m ago
26 Views
0 Downloads
3.27 MB
18 Pages
Transcription

MAKALAH KELOMPOKSISTEM PERNAPASAN MANUSIAMakalah ini ditulis untuk memenuhi tugas mata kuliah IlmuPengetahuan Alam 1Dosen Pengampu: Setyo Eko Atmojo, M.Pd.DISUSUN OLEH:ARIS HADI PRANOTO(14144600203)AZIZATUL MAR’ATI(14144600200)NOVI TRISNA ANGGRAYNI(14144600199)SUTARNI(14144600185)WIDYA SUSILA(14144600190)YOGO TRI ARSO(14144600177)A5-14PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASARFAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANUNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA2015

KATA PENGANTARPuji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahanrahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisanmakalah IPA 1 “Sistem Pernapasan Manusia (Fisiologi)” untuk melengkapitugas dalam pembelajaran mata kuliah IPA 1 Universitas PGRIYogyakarta.Dalam penyelesaian makalah ini penulis mendapat bantuan dariberbagai pihak. Untuk itu penulis mengucapkan terimakasih kepada :1. Allah SWT yang mencurahkan rahmat dan petunjuk-Nya,sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini.2. Bapak Setyo Eko Atmojo, M.Pd. yang telah memberi tugas danbimbingan kepada penulis dalam penyusunan makalah ini.3. Semua pihak yang telah membantu penulis.Penulis telah berusaha semaksimal mungkin untuk menulismakalah ini dengan harapan dapat memberi manfaat bagi pembaca. untukmemperbaiki makalah ini. Akhir kata, penulis mengucapkan terimakasihdan berharap semoga Allah memberikan imbalan yang setimpal kepadamereka yang telah memberikan bantuan, serta menjadikan ini sebagaiibadah. Amin yaa Rabb.Yogyakarta, Maret 2015Tim Penulisii

DAFTAR ISIJUDUL . . iKATA PENGANTAR . .iiDAFTAR ISI . . .iiiBAB 1 PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang . . .11.2 Rumusan Masalah . 11.3 Tujuan dan Manfaat Penulisan . . .1BAB 2 PEMBAHASANA. Alat Pernapasan Manusia . . . .3B. Saluran Pernapasan Manusia . .3C. Mekanisme Pertukaran Udara (Fisiologi Pernapasan) .6D. Mekanisme Pernapasan Dada dan Perut . 7E. Volume Paru-paru . .9F. Kapasitas Paru-paru . 10G. Gangguan pada Sistem Pernapasan .11BAB 3 PENUTUP3.1 Kesimpulan .143.2 Saran . .14DAFTAR PUSTAKA 15iii

BAB IPENDAHULUAN1.1 Latar BelakangSetiap makhluk hidup memiliki ciri-ciri hidup. Dengan mengenali ciri-cirimakhluk hidup, kita akan melihat keanekaragaman makhluk hidup yang tidakterbatas pada fisik saja, tetapi juga terlihat pada struktur tubuh, tingkah laku, daninteraksinya dengan yang lain.Salah satu ciri-ciri makhluk hidup adalah bernapas.Di alam raya ini tidak adasatupun makhluk hidup yang tidak bernapas.Apalagi manusia. Manusia sangatmembutuhkan oksigen dalam bernapas dan untuk menjalankan berbagaiaktivitas tubuh. Oleh karena itu, di dalam tubuh manusia terdapat ndanpengeluarankarbondioksida dari dalam tubuh.1.2 Rumusan Masalah1. Apa saja organ tubuh yang bekerja dalam sistem pernapasan pada manusiadan perannya?2. Mengapa mausia memerlukan sistem pernapasan?3. Bagaimana kerja sistem pernapasan pada manusia?4. Apa saja gangguan kesehatan yang dapat menyerang sistem pernapasanpada manusia?5. Bagaimana menjaga kesehatan pernapasan pada manusia?1.3 Tujuan dan Manfaat PenulisanTujuan penulisan ini sebagai berikut.1. Mengetahui organ-organ yang bekerja dalam sistem pernapasan manusiadan perannya.2. Mengetahui manfaat pernapasan pada manusia.3. Mengetahui sistem kerja pernapasan manusia.4. Mengetahui penyakit yang dapat menyerang sistem pernapasan manusia.1

5. Mengetahui cara menjaga kesehatan sistem pernapasan pada manusia.Manfaat penulisan makalah ini sebagai wawasan pengetahuan penulis danpembaca tentang system pernapasan manusia. Selain itu, sebagai bekal dalammemberikan bahan ajar Ilmu Pengetahuan Alam kelak sebagai tenaaga pendidik.2

BAB IIPEMBAHASANA. Alat Pernapasan ManusiaBernapas merupakan salah satu ciri makhluk hidup yang sangat pentingbagi kelanjutan hidupnya. Bernapas yaitu proses menghirup oksigen danmengeluarkan karbon dioksida. Oksigen digunakan untuk pembakaran zatmakanan di dalam sel untuk menghasilkan energi. Proses tersebut disebutoksidasi biologi atau respirasi.Oksigen dibutuhkan untuk mengoksidasi glukosa, kemudian dihasilkankarbon dioksida (CO2), air, dan sejumlah energi dengan reaksi sebagaiberikut:C6H12O6 6O2 6CO2(glukosa)(oksigen)(karbon dioksida) 6H2O energi(air)B. Saluran Pernapasan ManusiaUdara masuk ke dalam tubuh manusia melalui saluran pernapasan yaitu:hidung pangkal tenggorokan (faring) batang tenggorokan (trakea) cabang batang tenggorokan (bronkus) paru-paru (pulmo).3

a. Rongga hidung (cavum nasalis)Rongga hidung terdapat rambut halus dan selaput lendir, yangberfungsi menyaring udara dan menahan benda-benda asing yang ikutmasuk dalam rongga hidung seperti debu dan kuman, dan konka yangmengandung kapiler darah sehingga dapat menyesuaikan suhu udaradengan suhu tubuh dan mengatur kelembapan udara oleh selaput lendir.4

b. Pangkal tenggorokan (faring) dan tonsilFaring merupakan pertemuan antara saluran pernapasan di gianiniberhubungan dengan rongga hidung dan rongga mulut. Faring terdiri darinasofaring, orofaring, dan laringofaring. Pada laringofaring sistempernapasan terpisah dari sistem pencernaan, udara akan memasuki laring,sedangkan makanan akan memasuki esophagus melalui gotis. Di bagianbelakang faring terdapat laring yang tersusun dari tulang rawan. Laring initerdapat pita suara yang akan bergetar jika terhembus udara dari paruparu, misal saat berbicara.Tonsil secara struktural merupakan bagian dari faring yang terdiridari tonsil lingual, tonsil palatin, dan tonsil faringeal atau adenoid yangmenggangtung pada atap nasofaring.c. Batang tenggorokan (trakea)Trakea terdiri dari gelang-gelang tulang rawan yang dindingdalamnya dilapisi selaput lendir yang sel-selnya berambut getar, berfungsimenolak benda-beda asing yang masuk ke dalam saluran pernapasan(merangsang bersin atau batuk).5

d. BronkusBronkus merupakan cabang dari trakea. Trakea bercabang menjadidua, yaitu bronkus kiri dan kanan yang menuju paru-paru. Bronkus iolus yangmerupakan salah satu komponen paru-paru.e. Paru-paru (Pulmo)Paru-paru terletak di dalam rongga dada di atas diafragma. Paru-parukanan terdiri tiga lobus dan paru-paru kiri terdiri dua lobus. Paru-parudibungkus oleh pleura (selaput paru-paru). Di dalam paru-paru, bronkusbercabang-cabang mejadi bronkiolus yang terhubung dengan alveolus(gelembung paru-paru).C. Mekanisme Pertukaran Udara (Fisiologi Pernapasan)Berdasarkan tempat terjadinya pertukaran gas, terbagi menjadi dua, yaitu:1. Pernapasan Luar (Eksternal)Pernapasan luar merupakan pertukaran gas O2 dan CO2yang terjadiantara udara dan darah di dalam paru-paru. CO2 meninggalkan darah danO2masuk ke dalam darah melalui proses difusi. Reaksinya sebagaiberikut.Hb O2HbO26

2. Pernapasan Dalam (Internal)Pernapasan dalam merupakan pertukaran gas di dalam jaringantubuh.Di sini oksigen mninggalkan hemoglobin dan berdifusi masuk kedalam cairan jaringan tubuh.Reaksinya sebagai berikut.HbO2Hb O2D. Mekanisme Pernapasan Dada dan Peruta. Pernapasan DadaPada proses ini terjadi kontraksi otot interkosta eksternal (ototantartulang rusuk) yang menarik tulang rusuk ke atas dan ke arah luarsehingga rongga dada membesar. Meningkatnya volume rongga dadamenyebabkan rongga pau-paru membesar sehingga tekanan udara diparu-paru menurun dan lebih rendah daripada tekanan udara di atmosferdan udara akan bergerak masuk ke dalam paru-paru sampai tekanannyasama. Proses ini disebut inspirasi.Bila otot antar rusuk berelaksasi (mengendur), tulang rusuk turunkembali dan rongga dada kembali mengecil diikuti mengecilnya ronggaparu-paru yang menyebabkan tekanan udaranya naik. Dengan demikianudara akan bergrak ke luar dari paru-paru. Proses ini disebut ekspirasi.Proses inspirasi dan ekspirasi pada pernapasan dada tersebut ditulissebagai berikut:Inspirasi: otot antartulang rusuk kontraksi – tulang rusuk terangkat –volume rongga dada membesar – tekanan rongga dadamenurun – udara masuk ke paru-paru.Ekspiresi: otot antartulang rusuk relaksasi – tulang rusuk turun – volumerongga dada mengecil – tekanan rongga dada meningkat –udara keluar dari paru-paru.7

b. Pernapasan PerutBila otot diafragma berkontraksi maka rongga dada akan membesarsehingga volume rongga paru-paru juga membesar dan tekanannyamenurun. Udara dari atmosfer akan masuk ke dalam paru-paru (inspirasi).Bila otot-otot diafragma mengendur, rongga dada kembali ke ukuransemula (mengecil).Demikian pula rongga paru-paru mengecil sehinggatekanan udaranya naik. Udara akan terdorong ke luar dari paru-paru(ekspirasi).Proses inspirasi dan ekspirasi pada pernapasan perut ditulis sebagaiberikut:Inspirasi: diafragma kontraksi – volume rongga dada membesar – tekananrongga dada menurun – udara masuk ke paru-paru.Ekspirasi: diafragma relaksasi – volume rongga dada menurun – tekananrongga dada meningkat – udara keluar dari paru-paru.8

E. Volume kanalatrespirometer. Volume udara di dalam paru-paru ada empat macam, yaitu:1. Volume Tidal (VT), yaitu volume udara yang ke luar masuk paru-paru padasaat pernapasan biasa.2. Volume Residu (VR), yaitu volume udara yang masih tersisa di dalamparu-paru ekspirasi maksimum.3. Volume Cadangan Inspirasi (VCI), yaitu volume udara maksimal yangmasih dapat masuk ke dalam paru-paru setelah melakukan inspirasinormal.4. Volume Cadangan Ekspirasi (VCE), yaitu udara yang masih dapatdikeluarkan setelah ekspirasi normal.Volume (daya tampung/kapasitas) total paru-paru 6 liter.Volume totalparu-paru adalah jumlah dari udara pernapasan, udara komplementer, udarasuplementer, dan udara residu.9

F. Kapasitas Paru-paruKombinasi dua atau lebih volume dalam paru-paru yang digunakan untukmenjelaskan keberadaan udara dalam paru-paru disebut kapasitas paru-paruyaitu:1. Udara pernapasan (udara tidal) adalah udara yang keluar masuk paruparu pada saat pernapasan biasa. Volume 0,5 liter.2. Udara komplementer adalah udara yang masih dapat masuk ke paru-parusetelah inspirasi biasa. Volume udara komplementer 3,1 liter.3. Udara suplementer adalah udara yang masih dapat dikeluarkan dari paruparu setelah ekspirasi biasa. Volume udara suplementer 1,2 liter.4. Udara residu adalah udara yang tetap tinggal di paru-paru setelahekspirasi maksimum. Volumenya 1,2 liter.Kapasitas vital paru-paru adalah udara maksimum yang dapat dikeluarkandari paru-paru dan dimasukkan ke paru-paru, volumenya 4,8 liter. Kapasitasvital paru-paru adalah jumlah dari udara pernapasan, udara komplementer,dan udara suplementer.Kapasitas paru-paru yang kita ketahui ada empat macam disertai rumusuntuk menghitungnya, yaitu:1. Kapasitas Inspirasi (KI)Kapasitas Inspirasi yaitu jumlah udara yang dapat memasuki paru-paru,mulai dari ekspirasi normal dan kemudian udara masuk ke dalam paruparu secara maksimal.KI VCI VT2. Kapasitas Residu Fungsional (KRF)Kapasitas Residu Fungsional yaitu jumlah udara yang tersisa pada paruparu pada akhir ekspirasi normal.KRF VCE VR10

3. Kapasitas Vital (KV)Kapasitas Vital yaitu jumlah udara maksimal yang dapat dikeluarkan dariparu-paru setelah kita menarik napas sekuat tenaga.KV VCI VT VCE4. Kapasitas Total (KT)Kapasitas Total yaitu volume udara maksimum yang dapat mengisi paruparu.KT KV VRG. Gangguan pada Sistem PernapasanBeberapa gangguan pada system pernapasan yang umum antara lain:1. AsfiksiAsfiksi adalah ganguan pengangkutan oksigen ke sel jaringan tubuh.Penyebabnya diantaranya karena penyumbatan saluran pernapasan olehkelenjar limfa, terisinya alceolus oleh air sehingga oksigen sulit berdifusi,,terisinya alveolus oleh cairan limfa karena penyakit pneumonia.11

2. AsidosisDisebabkan karena turunnya pH. Darah sebagai akibat naiknya kadarH2CO3 dan HCO3 karena gangguan dalam pengangkutan CO2. Biasanyaterjadi pada penderita pneumonia.3. AsmaGangguan sistem pernapasan yang disebabkan reaksi alergi atauemosional. Asma bronkial disebabkan konstriksi otot-otot polos padadinding bronki dan bronkiolus dengan sekresi lendir berlebihan tidakdapatmengeluarkan udara secara normal.4. BronkitisBerupa peradangan pada selaput lendirdari saluran bronkial.5. DifteriMerupakan infeksi pada saluran pernafasan bagian atas yang disebabkanoleh Corynebacterium dipherial.6. EmfisemaEmfisema adalah penyakit pernapasan karena susunan dan fungsialveolus yang abnormal.7. FaringitisYaitu radang pada faring karena infeksi sehingga timbul rasa nyeri padawaktu menelan makanan ataupun keronggkongan terasa kering.8. InfluenzaGangguan sistem pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza.9. Kanker paru-paruGangguan sistem pernapasan terutama disebabkan oleh asap rokok dandampaknya disebabkan juga oleh lingkungan yang buruk. Asap rokokmengandung za-zat yang dapat mengganggu sistem pernapasan lainnya12

dan organ tubuh lainnya, antara lain karbon monoksida, karbon dioksida,hidrogen sianida, amonia, nitrogen oksida, senyawa hidrokarbon, tar,nikotin, benzopiren, fenol, dan kadmium.10. LaringitisGangguan pernapasan yang disebabkan infeksi lokal pada laring dandapat menyebabkan gangguan pada pita suara sehingga tidak dapatberbicara normal.11. PneumoniaYaitu keadaan dimana alveoli terisi cairan. Biasanya disebabkan oleh zatkimia, bakteri, virus, protozoa, atau jamur.12. RinitisYaitu gangguan pernapasan yang disebabkan oleh sejenis virus yangmenyebabkan sekresi lendir berlebihan disertai pembengkakan membranehidung dan faring.13. SinusitisMerupakan penyakit peradangan pada bagian atas rongga hidup atausinus paranasalis.14. Tuberculosis (TBC)Yakni paru-paru mengalami kerusakan yang disebabkan oleh bakteriMycobacterium tuberculosi